Tampilkan postingan dengan label Ditemukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ditemukan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juli 2011

Bayi Berusia 1 Tahun Ditemukan Hamil

type='html'>
Beijing (BCZ) Para dokter di Beijing dikejutkan saat mereka menemukan seorang bayi berusia 1 tahun ternyata tengah mengandung.

Penemuan ini diawali oleh ketakutan yang dialami oleh orang tua Kang Mengru, nama bayi tersebut, saat melihat perkembangan perut putri mereka. Dalam waktu yang cukup singkat perut putrinya tersebut semakin membesar di luar kewajaran.


Hasil dari CT scan yang dilakukan di rumah sakit menunjukkan bahwa sang bayi ternyata mempunyai janin di dalam perutnya.

Janin yang ada di dalam perut Mengru ini diyakini sebagai kembarannya, dimana pada saat pembuahan dulu embrio keduanya tidak terpisah secara sempurna.


Mengru kini harus menjalani perawatan di rumah sakit dan menunggu waktu yang tepat untuk menjalani operasi pembuangan janin di dalam perutnya.[dunia-konyol.blogspot.com]

Check It Out

Mohon Di Like Dulu
Follow Juga Ya

This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

View the Original article

Rabu, 27 Juli 2011

Mesin Waktu Tidak Akan Pernah Ditemukan !?


Hari ini di Hot Thread Kaskus dijelaskan bahwa Mesin Waktu tidak akan pernah ditemukan. Sehubungan dengan posting sebelumnya :

Apakah Ini Adalah Awal Dari Mesin Waktu?

Maka di post ini akan dijelaskan kenapa mesin waktu tidak akan pernah di temukan.

"Percaya atau tidak , tidak ada hukum di fisika yang melarang terjadinya perjalanan waktu/time travel" Michio Kaku.

Topik ini memang sangat menarik, setelah newton yang mengemukakan bahwa perjalanan waktu/mesin waktu tidak mungkin setelah dia menganalogikan waktu seperti anak panah yang melaju (tidak bisa diperlambat atau dipercepat), datang einstein yang menganalogikan waktu seperti anak sungai. Einstein sendiri sebenarnya tidak begitu percaya dengan mesin waktu sebelum teman sekantornya seorang matematikawan bernama Kurt Godel pada tahun 1949 pertama kali menemukan solusi dari rumus Einstein yang memperbolehkan perjalanan waktu.

"Jika alam semesta berputar dan kamu bergerak mengelilinginya, kamu akan kembali ke tempat kamu berada sebelum kamu pernah berada disitu."
Bagaimana Einstein meragukan ini, karena menurutnya alam semesta itu tidak berputar melainkan melebar/expand.

Setidaknya itulah yang ane dapat dari penuturan Michio Kaku ini, sebaiknya anda lihat dulu video ini .

Berikut ini adalah paragraf penjelasnya :
Perjalanan lintas waktu mustahil dilakukan. Kesimpulan itu dikemukakan oleh peneliti dengan mengajukan bukti bahwa foton tidak dapat melaju melampaui kecepatan cahaya.

Tim peneliti dari Hong Kong University of Science and Technology yang dipimpin Du Shengwang membuktikan, sebuah foton selalu tunduk pada teori Einstein yang menyebutkan bahwa tidak ada sesuatu pun yang bisa bergerak melebihi kecepatan cahaya. Dengan demikian, perjalanan lintas waktu hanya mungkin terjadi dalam kisah fiksi ilmiah.


Studi yang dilakukan profesor Du berhasil mendemonstrasikan sebuah foton juga mematuhi hukum lalu lintas semesta, seperti yang terjadi pada gelombang elektromagnetik. Studi itu menunjukkan, sebuah foton mematuhi batas kecepatan 'c' yang esuai dengan hukum sebab-akibat Einstein yaitu, sebuah efek tidak bisa terjadi mendahului penyebabnya.


Lebih lanjut, Du mengatakan, "Bukti studi ini bisa menjadi bekal untuk mengakhiri perdebatan tentang kecepatan informasi yang dapat diangkut sebuah foton". 

Secara bahasa yang lebih simpel :

jadi kira2 gini gan (kira-kira), Einstein mengatakan bahwa untuk melakukan perjalanan waktu kita perlu bergerak dengan kecepatan cahaya. Coba kita bayangkan equasi E=mc^2 , disini terlihat jelas untuk mencapai kecepatan cahaya , maka akan diperlukan energi yang sangat besar dan hampir tidak mungkin, atau massa yang hampir nol, karena kecepatan cahaya sejalan dengan energi dan 1/m .

Foton tidak bermassa sehingga ia bisa bergerak dengan kecepatan cahaya, kemudian diceritakan bahwa foton tunggal dalam waktu singkat mampu bergerak dengan kecepatan yang lebih besar atau lebih kecil dari cahaya bahkan di ruang hampa berdasarkan prinsip ketidakpastian(ini masih kemungkinan yang keren ) Sayangnya berita terakhir berdasarkan penelitian Prof. Du dari universitas hongkong (ntah apa ane lupa) menemukan bahwa ternyata photon juga hanya mengikuti batas limit kecepatan cahaya, dengan kata lain tidak bisa melebihi kecepatan cahaya.

KESIMPULAN 

Mesin waktu tidak akan pernah ditemukan karena Prof.Du dari hongkong berhasil membuktikkan bahwa foton satu-satunya kandidat terkuat sampai sekarang sudah bergerak melampaui kecepatan cahaya, ternyata tidak bisa melampaui kecepatan cahaya. So, time travel is impossible.

Hasil analisa sementara :
Dulu ada teori bahwa bumi itu kotak.
ternyata ada teori baru mengatakan bumi itu bulat.
sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin.
buat sekarang mungkin itu impossible.
tapi ga ada yang tau di 200 tahun ato bahkan 2000 tahun mendatang.

So, artikel ini selanjutnya terserah anda.. :)

Sumber : kaskus



View the Original article

Sabtu, 23 Juli 2011

11 Berlian Terbesar dan Ternama yang Pernah Ditemukan !!

Keunikan dari berlian ini terletak dari pancaran cahaya indahnya yang diyakini menambah "aura" dan pesona siapapun yang memakainya, disamping menampilkan rasa percaya diri, intelegensi dan selera yang tinggi. Sehingga Sultan Brunei pun memutuskan untuk mengkoleksi satu dari berlian kuning terbesar dunia.

1. The Incomparable


Sampai saat ini, berlian kuning terbesar di dunia masih dipegang oleh berlian bernama The Incomparable. Berlian ini sekaligus menjadi berlian terbesar ketiga di dunia, dengan berat 407,48 karat, dan juga menjadi berlian terbesar dunia dalam peringkat internal tanpa cela (internally flawless). Kisah di balik berlian The Incomparable yang unik adalah bahwa berlian ini ditemukan oleh seorang gadis kecil yang sedang bermain di tumpukan puing di kota Mbuji Mayi di Republik Demokratik Kongo.

2. The Oppenheimer


Berlian kuning yang memiliki bentuk hampir sempurna dengan berat 253,7 karat. Sir Ernest Oppenheimer adalah pengusaha pertambangan emas, berlian dan dermawan terkenal.Penguasa dari perusahaan berlian terbesar yang saat ini sedang mengalami kesulitan keuangan, De Beers, dan pendiri Anglo American Corporation, di Afrika Selatan.

3. The De Beers

Berlian dengan berat 234,65 karat, adalah berlian kuning terbesar ketiga dunia .Setelah penampilan pertamanya di Paris, Maharaja Patiala dari India (Punjab) membeli De Beers, dan membuatnya menjadi sebuah kalung yang terkenal dengan nama Patiala Necklace oleh jeweller terkemuka Paris, Cartier pada tahun 1928.


Pada 6 Mei 1982, De Beers dilelang oleh balai lelang Sotheby's di Jenewa dan terjual dengan harga US$ 3.16 juta. Setelah Maharaja Patiala meninggal, perhiasan Patiala Necklace menghilang tak tentu rimbanya. Kemudian pada tahun 1998, seseorang datang bersama sisa-sisa perhiasan tersebut ke sebuah toko perhiasan di London. Semua batu-batu berlian besar itu sudah hilang: yaitu tujuh berlian berkisar 18-73 karat dan berlian The De Beers itu sendiri.

4. The Red Cross

Berlian yang berbentuk bantal (cushion shaped) berwarna kuning seberat 205,07 karat. Ditemukan dari salah satu tambang Kimberly pada tahun 1901. dan pertama kali dilelang oleh Christies atas nama Masyarakat Palang Merah Inggris dan St. Jhon. 


Fitur unik yang dimiliki berlian The Red Cross (Palang Merah) adalah Maltese Cross (bentuk silang palang) yang jelas terlihat dari atas/facetnya. Berlian itu sendiri diperkirakan disimpan di Swiss, sementara identitas pemiliknya yang sekarang tidak diketahui.

5. The Moon Diamond


Berlian dengan warna pale yellow yang terdiri dari 57 facet dengan berat 183 karat.

6. The Florentine

Berlian dengan cahaya kuning cerah semburat hijau bernama The Florentine. Memiliki potongan bentuk yang tidak teratur (sangat rumit, 9 side -126 facet - double rose cut) dengan berat 137,27 karat (27,454 g). The Florentine memiliki nama lain Tuscan, The Tuscany Diamond, The Grand Duke of Tuscany, The Austrian Diamond dan The Austrian Yellow Diamond. Awalnya berasal dari keluarga Medici, salah satu keluarga yang paling kuat di Eropa. Kemudian, pada 1743 kepemilikan permata ini telah pindah ke Kaisar Francis 1 yang mengenakan mahkota Florence pada saat penobatannya.


Setelah runtuhnya Kekaisaran Habsburg pada 1918, berlian ini mendampingi keluarga kerajaan dalam pengasingan di Swiss, tapi kemudian berlian telah menghilang dan tidak ada yang tahu keberadaannya sampai sekarang. Replika kubik Zirkonium disampingnya dirancang dan dipotong oleh Scott Sucher.

7. The Sarah


Berlian kuning yang ditemukan di Afrika Selatan. Memiliki berat 132,43 karat, VS1 clarity, color Natural Fancy Vivid Yellow, menurut GIA. The Sarah adalah berlian yang memiliki polish dan symmetry yang sangat bagus, di potong oleh master pengrajin berlian ternama, Jean Chandesais.

8. The Tiffany Yellow

Berlian milik Tiffany & Co yang didirikan oleh Charles Lewis Tiffany pada tahun 1837. The Tiffany Yellow adalah berlian kuning berbentuk bantal (cushion shaped) 116.60 karat (dari sebuah batu berlian kasar dengan berat kurang dari 125 karat) dan Tiffany & Co. juga membeli berlian kuning halus lain dengan berat 51 7/8 karat. Informasi tentang tanggal penemuannya tidak akurat,



beberapa orang percaya The Tiffany ditemukan tahun 1877 sementara lainnya tahun 1878. Perancang terkenal Tiffany - Jean Schlumberger - men-set The Tiffany Yellow ke model bros yang indah dan diberi nama "Bird on a Rock" (Burung di atas batu).

9. The Allnatt


Berlian kuning yang ditemukan di Afrika Selatan, dengan color fancy vivid yellow seberat 101,29 karat berbentuk cushion-shaped (bantal) dan clarity VS2. Nama berasal dari pemilik pertamanya, Alfred Ernest Allnatt, seorang prajurit, seorang olahragawan, pelindung aktif seni dan dermawan yang tercatat dalam banyak bidang.

10. The Mouna

Berlian Kuning yang dimiliki oleh Mouna Ayoub, Saudi Arabia.The mouna memiliki berat 112,53 karat dan clarity VS1, menurut GIA pada 9 November 1995. Kemudian, batu itu dijual oleh Christie's di Jenewa pada 16 November 1998, lot 161, dan menghasilkan US$ 3.258.000.

11. The Forevermark


Berlian fancy yellow dengan bentuk oval cut, seberat 42,02 karat, berat awalnya 78,2 karat, dan berlian terbesar yang di lelang online oleh saffronet.com - yang pertama dari jenisnya - pada 7-8 Oktober tahun lalu.

sumber: apasih.com


View the Original article

Rabu, 20 Juli 2011

Kandungan Emas Bebatuan Ditemukan di Lereng Semeru Kecil

type='html'>
http://images.detik.com/content/2011/07/16/475/batu-emas--D.JPG



Kandungan emas di dalam bebatuan ditemukan Indra Azwan (52), di lereng Gunung Semeru awal Juni 2011 lalu sangatlah kecil. Hal ini disampaikan Adi Susilo Kepala Jurusan Fisika Universitas Brawijaya usai meneliti bebatuan warga Jalan Genok Watu Barat Gang II, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

"Setelah saya teliti potensi kandungan emasnya sangat kecil," ujarnya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Sabtu (16/7/2011) sore.

Menurutnya, bebatuan yang ditemukan Indra itu banyak mengandung mineral yaitu pirit atau kalkopirit atau sejenis besi dan tembaga.

Warna kuning tersebar di bebatuan membentuk butiran atau serpihan itu adalah kandungan besi yang telah teroksidasi atau terkontaminasi udara hingga mengeluarkan warna kekuningan. Dalam jangka waktu tertentu, bebatuan itu akan berubah menjadi kehitaman, sesuai unsur besi jika telah teroksidasi.

"Warna kuning itu adalah besi yang telah teroksidasi," tegasnya.

Ditanya apakah memang unsur emas tidak berada didalam bebatuan itu, pakar geologi ini mengungkapkan, unsur emas masih berpotensi pada bebatuan itu, namun kandungannya kecil sekali.

"Potensi emas atau logam mulai lain tetap ada, tapi kecil sekali," jelasnya.

Begitu juga saat ditanya kandungan uranium di dalam bebatuan yang tersebar di lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa itu, Adi kembali menegaskan, kandungan uranium masih mempunyai potensi sama seperti emas atau logam lainnya, tapi nilainya kecil sekali dan sangat perlu pembuktian lama.

Bebatuan jenis yang sama, lanjut dia, pernah ditemukan di wilayah Malang Selatan, nyaris mirip dan banyak mengandung mineral dibandingkan emas atau logam mulai lain. Bahkan, untuk mengetahui berapa besar kandungan emasnya, perlu dilakukan observasi ratusan mil di lokasi bebatuan.

"Batu yang sama pernah ditemukan di Malang Selatan yang juga mengandung mineral setelah diteliti. Sekitar 10 per mil atau 10 gram dari per sejuta gram bebatuan itu untuk kandungan emasnya," tandasnya.

Meski begitu, pihaknya mendesak pemerintah segera merespon hasil temuan Indra Azwan ini untuk dilakukan penelitian lebih mendalam. Karena banyak potensi kekayaan alam negara ini tak mendapat perhatian serius pemerintah. "Perlu segera ada perhatian pemerintah," katanya.


(fat/fat)




sumber :http://surabaya.detik.com/read/2011/07/16/181336/1682731/475/kandungan-emas-bebatuan-ditemukan-di-lereng-semeru-kecil

View the Original article

Sabtu, 16 Juli 2011

11 Berlian Kuning Terbesar dan Ternama yang Pernah Ditemukan di Dunia

type='html'>Pada tahun 1953, Marilyn Monroe mempopulerkan Berlian Kuning dan juga selebritis ternama seperti Paris Hilton, Jennifer Lopez, Elton John, sampai mantan ibu negara Hillary Clinton pun memakai perhiasan bertahtakan Berlian Kuning.

Sejak saat itu, pamor berlian kuning semakin cemerlang di antara berlian berwarna lainnya. Keunikan dari berlian ini terletak dari pancaran cahaya indahnya yang diyakini menambah "aura" dan pesona siapapun yang memakainya. 

Disamping itu, pemakai Berlian Kuning ini dipercaya dapat menampilkan rasa percaya diri, intelegensi dan selera yang tinggi. Sehingga Sultan Brunei pun memutuskan untuk mengoleksi satu dari berlian kuning terbesar di dunia.


1. The Incomparable


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTR530Jryu9ErNrb7HdoyzrLmf3nJw57ZrH3dTmDkuDV4Iq9JDUdqePL46UNaAAY1AzqgooXgXDt3STiI01yeQNBDo7DMBYLr4Qk3T-GvYVygVl-QpvYFIBBsRy9tUQoSUs2qLFic81Y6_/s400/TheIncomparable.jpg

Sampai saat ini, berlian kuning terbesar di dunia masih dipegang oleh berlian bernama The Incomparable. Berlian ini sekaligus menjadi berlian terbesar ketiga di dunia, dengan berat 407,48 karat, dan juga menjadi berlian terbesar dunia dalam peringkat internal tanpa cela (internally flawless). 

Kisah dibalik berlian The Incomparable yang unik adalah bahwa berlian ini ditemukan oleh seorang gadis kecil yang sedang bermain di tumpukan puing di kota Mbuji Mayi di Republik Demokratik Kongo.



2. The Oppenheimer

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1D0U3i9Y4CESFtZF9ozdLNLJ8ler-uSVXwPULI2p-ZC_qUpSUUtz2hO7i9cusoqPzBiDrrztCFtLDZzVU6FoxlnG3TAdizD2xAv0jhhU5dQktR6PRNMaJg3noRGwiDu4FSCsshrMLOZ0/s320/The+Oppenheimer+yellow.bmp

Berlian kuning yang memiliki bentuk hampir sempurna dengan berat 253,7 karat. Sir Ernest Oppenheimer adalah pengusaha pertambangan emas, berlian dan dermawan terkenal.

Penguasa dari perusahaan berlian terbesar yang saat ini sedang mengalami kesulitan keuangan, De Beers, dan pendiri Anglo American Corporation, di Afrika Selatan.



3. The De Beers

http://famousdiamonds.tripod.com/debeersdiamond2.jpg

Berlian dengan berat 234,65 karat, adalah berlian kuning terbesar ketiga di dunia. Setelah penampilan pertamanya di Paris, Maharaja Patiala dari India (Punjab) membeli De Beers, dan membuatnya menjadi sebuah kalung yang terkenal dengan nama Patiala Necklace oleh jeweller terkemuka Paris, Cartier pada tahun 1928.

Pada 6 Mei 1982, De Beers dilelang oleh balai lelang Sotheby's di Jenewa dan terjual dengan harga US$ 3.16 juta. 

Setelah Maharaja Patiala meninggal, perhiasan Patiala Necklace menghilang tak tentu rimbanya. Kemudian pada tahun 1998, seseorang datang bersama sisa-sisa perhiasan tersebut ke sebuah toko perhiasan di London. 

Semua batu-batu berlian besar itu sudah hilang, ia membawa tujuh berlian berkisar 18-73 karat dan berlian The De Beers itu sendiri.



4. The Red Cross

http://i1198.photobucket.com/albums/aa448/hansvarianto/Thread%20Gue/TheDeBeers1.jpg

Berlian yang berbentuk bantal (cushion shaped) berwarna kuning seberat 205,07 karat. Ditemukan dari salah satu tambang Kimberly pada tahun 1901. Pertama kali dilelang oleh Christies atas nama Masyarakat Palang Merah Inggris dan St. Jhon. 

Fitur unik yang dimiliki berlian The Red Cross (Palang Merah) adalah Maltese Cross (bentuk silang palang) yang jelas terlihat dari atas (facetnya). Berlian itu sendiri diperkirakan disimpan di Swiss, sementara identitas pemiliknya yang sekarang tidak diketahui.



5. The Moon Diamond

http://www.baccifinejewelry.com/images/rb_round_cut_1559133.gif

Berlian dengan warna pale yellow yang terdiri dari 57 facet dengan berat 183 karat.



6. The Florentine

http://www.internetstones.com/image-files/florentine-diamond-cubic-zirconium-replica-by-scott-sucher.jpg

Berlian dengan cahaya kuning cerah semburat hijau bernama The Florentine. Memiliki potongan bentuk yang tidak teratur (sangat rumit, 9 side -126 facet - double rose cut) dengan berat 137,27 karat (27,454 g). 

The Florentine memiliki nama lain Tuscan, The Tuscany Diamond, The Grand Duke of Tuscany, The Austrian Diamond dan The Austrian Yellow Diamond. 

Awalnya berasal dari keluarga Medici, salah satu keluarga yang paling dipandang di Eropa. Kemudian, pada tahun 1743 kepemilikan permata ini telah pindah ke Kaisar Francis 1 yang mengenakan mahkota Florence pada saat penobatannya.

Setelah runtuhnya Kekaisaran Habsburg pada 1918, berlian ini mendampingi keluarga kerajaan dalam pengasingan di Swiss, tapi kemudian berlian telah menghilang dan tidak ada yang tahu keberadaannya sampai sekarang.



7. The Sarah

http://famousdiamonds.tripod.com/sarahdiamond3.jpg

Berlian kuning yang ditemukan di Afrika Selatan. Memiliki berat 132,43 karat, VS1 clarity, color Natural Fancy Vivid Yellow, menurut GIA. 

The Sarah adalah berlian yang memiliki polish dan symmetry yang sangat bagus, di potong oleh master pengrajin berlian ternama, Jean Chandesais.



8. The Tiffany Yellow

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/ba/Tiffany_Diamond2.jpg

Berlian milik Tiffany & Co yang didirikan oleh Charles Lewis Tiffany pada tahun 1837. The Tiffany Yellow adalah berlian kuning berbentuk bantal (cushion shaped) 116.60 karat (dari sebuah batu berlian kasar dengan berat kurang dari 125 karat) dan Tiffany & Co. juga membeli berlian kuning halus lain dengan berat 51 7/8 karat. 

Informasi tentang tanggal penemuannya tidak akurat, beberapa orang percaya The Tiffany ditemukan tahun 1877 sementara lainnya tahun 1878. Perancang terkenal Tiffany - Jean Schlumberger - men-set The Tiffany Yellow ke model bros yang indah dan diberi nama "Bird on a Rock" (Burung di atas batu).



9. The Allnatt

http://media.cnbc.com/i/CNBC/Sections/News_And_Analysis/_News/_SLIDESHOWS/Gemstones/gems_04allnatt.jpg

Berlian kuning yang ditemukan di Afrika Selatan, dengan color fancy vivid yellow seberat 101,29 karat berbentuk cushion-shaped (bantal) dan clarity VS2. 

Nama ini berasal dari pemilik pertamanya, Alfred Ernest Allnatt, seorang prajurit, olahragawan, pelindung aktif seni dan dermawan yang tercatat dalam banyak bidang.



10. The Mouna

http://www.myselfanand.com/wp-content/uploads/2009/07/the-mouna-diamond1.jpg

Berlian Kuning yang dimiliki oleh Mouna Ayoub, Saudi Arabia.The mouna memiliki berat 112,53 karat dan clarity VS1, menurut GIA pada 9 November 1995. 

Kemudian, batu itu dijual oleh Christie's di Jenewa pada 16 November 1998, lot 161, dan menghasilkan US$ 3.258.000.



11. The Forevermark

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTiQ02aGjd2KXDISBtaD2UYFiPEFFrg9wxlRjFP1HuMLXfn3Hn4rfMFkgqxiSWZOUpeHi8ULiKF7OgrIxpDdABjZRpw193flXOVZjgqCI95HIpITlhcMRgoTaaK55zbAndIfG8TW79QnNi/s400/TheForeverMarkDiamond.jpg

Berlian fancy yellow dengan bentuk oval cut, seberat 42,02 karat, berat awalnya 78,2 karat, dan berlian terbesar yang di lelang online oleh saffronet.com (yang pertama dari jenisnya).

Sumber

View the Original article

Sabtu, 09 Juli 2011

Dua Paku Besi Salib Yesus Kristus Ditemukan di Israel

type='html'>

Jurnalis asal Israel-Kanada telah berhasil melacak dua paku besi yang digunakan untuk menyalibkan Yesus Kristus. Atau setidaknya, benda itu merupakan "peninggalan lama hilang".

Seperti dilansir Republika, bersama timnya, dia tengah menyiapkan tayangan Secrets of Christianity untuk stasiun televisi History Channel. Host dan produser Simcha Jacobovici menemukan fakta yang mengejutkannya: Pada tahun 1990, arkeolog Israel menggali sebuah gua penguburan berusia 2.000 tahun dan menemukan dua paku yang dibuat oleh orang Romawi, tetapi menyembunyikan temuan itu.

Berdasar negosiasi, akhirnya HC boleh mempublikasikan penemuan dua osuarium - kotak pemakaman batu berisi dengan tulang manusia. Dalam peti itu tertulis inskripsi "Caiaphas" dan "Joseph con of Caiaphas". Peti terakhir sekarang ditampilkan di Museum Israel di Yerusalem.

Menurut Injil, Caiaphas atau Kayafas adalah imam besar Yahudi yang menyerahkan Yesus ke Roma untuk disalibkan. "Ada konsensus ilmiah umum bahwa makam dimana paku-paku yang ditemukan kemungkinan besar milik Kayafas pada waktu itu. Sekecil apapun, tapi menemukan di dalam kubur adalah sangat langka," kata Jacobovici di luar tembok batu yang tinggi di Kota Lama, di mana Yesus menghabiskan hari terakhirnya.

Ketika Jacobovici menemukan referensi singkat soal paku dalam laporan arkeolog resmi, ia mengaku, "Rahangku serasa turun," ia mengibaratkan.

"Ini akan menjadi seolah-olah, 2.000 tahun dari sekarang, para arkeolog menemukan gua Muhammad Ali namun lupa menyebutkan sepasang sarung tangan tinju yang ditemukan di sana. Tak ada yang istimewa dari sebuah sarung tinju, tapi bila itu sarung tangan khusus yang memiliki arti penting khusus untuk petinju terkenal, akan beda artinya bukan?" katanya.

Jacobovici pernah menjadi host program Naked Archaeologist di stasiun History International dan bekerja sama dengan pembuat film James Cameron pada 2007 untuk membuat film dokumenter kontroversial, "The Lost Tomb of Jesus."

Dia sebelumnya pernah menanyakan pada Israel Antiquities Authority soal paku itu. "Saya diberitahu mereka telah hilang."

Kayafas, katanya, dikenal karena satu: pengadilan dan penyaliban Yesus. "Dia mungkin merasa terdorong untuk mengambil paku tersebut bersamanya ke kuburnya," kata Jacobovici.

Ada juga kepercayaan di antara beberapa orang Yahudi kuno bahwa paku dari salib yesus memiliki kekuatan penyembuhan dan "tiket ke alam baka".

Namun Gabriel Barkay, seorang profesor arkeologi di Bar-Ilan University, meragukan temuan itu. "Tidak ada bukti apapun bahwa mereka berasal dari makam Kayafas," katanya. "Itu dugaan semua."

Paku digunakan untuk "berbagai tujuan," kata Barkay, "dari memperbaiki gerbang besi untuk pintu kayu dan peti mati, selain untuk penyaliban."

Ronny Reich, arkeolog Universitas Haifa yang juga pernah meneliti Gua Kayafas, percaya gua itu "milik anggota keluarga Kayafas". Namun ia tak yakin dengan otentifikasi paku itu sebagai dari kayu penyalib Yesus.
Jurnalis asal Israel-Kanada telah berhasil melacak dua paku besi yang digunakan untuk menyalibkan Yesus Kristus. Atau setidaknya, benda itu merupakan "peninggalan lama hilang".

Seperti dilansir Republika, bersama timnya, dia tengah menyiapkan tayangan Secrets of Christianity untuk stasiun televisi History Channel. Host dan produser Simcha Jacobovici menemukan fakta yang mengejutkannya: Pada tahun 1990, arkeolog Israel menggali sebuah gua penguburan berusia 2.000 tahun dan menemukan dua paku yang dibuat oleh orang Romawi, tetapi menyembunyikan temuan itu.

Berdasar negosiasi, akhirnya HC boleh mempublikasikan penemuan dua osuarium - kotak pemakaman batu berisi dengan tulang manusia. Dalam peti itu tertulis inskripsi "Caiaphas" dan "Joseph con of Caiaphas". Peti terakhir sekarang ditampilkan di Museum Israel di Yerusalem.

Menurut Injil, Caiaphas atau Kayafas adalah imam besar Yahudi yang menyerahkan Yesus ke Roma untuk disalibkan. "Ada konsensus ilmiah umum bahwa makam dimana paku-paku yang ditemukan kemungkinan besar milik Kayafas pada waktu itu. Sekecil apapun, tapi menemukan di dalam kubur adalah sangat langka," kata Jacobovici di luar tembok batu yang tinggi di Kota Lama, di mana Yesus menghabiskan hari terakhirnya.

Ketika Jacobovici menemukan referensi singkat soal paku dalam laporan arkeolog resmi, ia mengaku, "Rahangku serasa turun," ia mengibaratkan.

"Ini akan menjadi seolah-olah, 2.000 tahun dari sekarang, para arkeolog menemukan gua Muhammad Ali namun lupa menyebutkan sepasang sarung tangan tinju yang ditemukan di sana. Tak ada yang istimewa dari sebuah sarung tinju, tapi bila itu sarung tangan khusus yang memiliki arti penting khusus untuk petinju terkenal, akan beda artinya bukan?" katanya.

Jacobovici pernah menjadi host program Naked Archaeologist di stasiun History International dan bekerja sama dengan pembuat film James Cameron pada 2007 untuk membuat film dokumenter kontroversial, "The Lost Tomb of Jesus."

Dia sebelumnya pernah menanyakan pada Israel Antiquities Authority soal paku itu. "Saya diberitahu mereka telah hilang."

Kayafas, katanya, dikenal karena satu: pengadilan dan penyaliban Yesus. "Dia mungkin merasa terdorong untuk mengambil paku tersebut bersamanya ke kuburnya," kata Jacobovici.

Ada juga kepercayaan di antara beberapa orang Yahudi kuno bahwa paku dari salib yesus memiliki kekuatan penyembuhan dan "tiket ke alam baka".

Namun Gabriel Barkay, seorang profesor arkeologi di Bar-Ilan University, meragukan temuan itu. "Tidak ada bukti apapun bahwa mereka berasal dari makam Kayafas," katanya. "Itu dugaan semua."

Paku digunakan untuk "berbagai tujuan," kata Barkay, "dari memperbaiki gerbang besi untuk pintu kayu dan peti mati, selain untuk penyaliban."

Ronny Reich, arkeolog Universitas Haifa yang juga pernah meneliti Gua Kayafas, percaya gua itu "milik anggota keluarga Kayafas". Namun ia tak yakin dengan otentifikasi paku itu sebagai dari kayu penyalib Yesus.


View the Original article

Rabu, 06 Juli 2011

Unsur-unsur Terberat Baru dalam Tabel Periodik ditemukan : Unsur 114 dan 116

Continue reading →]]>

View the Original article

Minggu, 03 Juli 2011

Ditemukan Sinar Kilat Terlama Di Galaksi

CALIFORNIA--MICOM: Jagat raya masih menyimpan banyak misteri. Salah satunya munculnya lubang hitam yang terletak di sebuah bintang menyerupai matahari, dan memproduksi sinar kilat yang tahan lama.

Sinar tersebut tidak akan terlihat lagi dalam sejuta tahun. Laporan para astronom ini telah dilansir di jurnal Science edisi terbaru.

Sinar aneh tersebut memang berbeda dengan sinar gamma. Apabila sinar gamma meledak, akan berakhir dalam hitungan detik atau milidetik. Dan seringkali muncul efek berupa bintang mati atau bintang runtuh akibat ledakan sinar gamma.

Berdasarkan pengamatan ahli astronomi Joshua Bloom dari University of California-Barkeley bersama timnya, sinar misterius ini cukup lama mengeluarkan ledakan.

Dari pemantauan tim astronom pada 28 Maret lalu lewat pesawat ruang angkasa NASA Swift, terlihat adanya semburan sinar yang mirip kilat berlangsung lebih dari dua bulan. ''Bahkan sekarang masih berlangsung,'' kata Bloom.

Dari pandangan Bloom yang paling menarik adalah fenomena lubang hitam pada bintang. Menurutnya, saat ini banyak ditemukan lubang hitam di galaksi. Bloom belum begitu paham bagaimana lubang hitam berkembang di alam semesra. ''Kami pikir adanya lubang hitam itu karena adanya massa pada matahari. Namun kini lubang

sumber: www.mediaindonesia.com


View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls