Tampilkan postingan dengan label Pertama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertama. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juli 2011

Motoroloa Ponsel Pertama didunia dual-core TD-SCDMA 3 G

type="html" xml:base="http://infotechnologi.com/motoroloa-ponsel-pertama-didunia-dual-core-td-scdma-3-g.html">Motorola merilis Ponsel MT870 di Negara Cina  dual-core TD-SCDMA 3G smartphone pertama didunia, perangkat 4 inci ini menjalankan OS Android 2.3 Gingerbread . Ponsel ini menawarkan aplikasi Mobile yang sebagian besar aplikasi dan layanan khusus untuk orang Cina berbelanja dengan mudah .

MT870 didorong dengan prosesor 1GHz dual-core , touchscreen QHD dengan resolusi 960 x 540 , kamea 8 Megpixel dengan built in LED flash ,GPS serta dukungan DLNA ,Wifi dan HDMI . untuk lebih detailnya kunjungi situsnya disini

]]>

View the Original article

Minggu, 17 Juli 2011

"V ersuchs j Ager", Inilah Pesawat Supersonic yang diciptakan Pertama Kali (Jerman)

type='html'>
VJ singkatan dari,"V ersuchs j Ager", ( dalam bahasa Jerman "Eksperimental Fighter"). Pesawat ini menjadi dasar untuk pengganti F-104 Starfighter G, namun dibatalkan pada tahun 1968 setelah tes tahun kelima rogram. VJ 101 adalah salah satu yang pertama desain V / STOL memiliki potensi untuk pada kecepatan Mach 2 .

Desain dan pembangunan













Heinkel and Messerschmitt had developed designs to meet the requirements of VTOL flight and by 1959, the two companies, along with Bölkow , had created a joint venture company called EWR , to build the VJ 101 C. The new proposal merged the characteristics of earlier Bölkow, Heinkel and Messerschmitt designs into a sleek, streamlined platform.

Heinkel dan Messerschmitt telah mengembangkan desain untuk memenuhi persyaratan penerbangan VTOL dan 1959, kedua perusahaan, bersama dengan Bölkow , telah menciptakan sebuah perusahaan patungan bernama EWR , untuk membangun VJ 101 C. Usulan baru menggabungkan karakteristik Bölkow sebelumnya , Desain Heinkel dan desain Messerschmitt menjadi sebuah platform, yang ramping dan efisien.

VJ 101 mirip dalam penampilan dengan Bell XF-109 , baik putaran mesin nacelles di ujung sayap.

Selain mesin ujung sayap, dua mesin jet yang lain dipasang di pesawat untuk melengkapi mesin utama dalam penerbangan. Untuk menguji konsep, EWR membangun sebuah rig tes disebut Wippe (jungkat-jungkit) pada tahun 1960 awal.

Perangkat sederhana yang tergabung kokpit dasar pada balok horisontal dengan mengangkat "mesin" dipasang secara vertikal di pusat tes tunggal-sumbu awal dari sistem kontrol. [2] kemudian "rig hover" dibangun yang memiliki kerangka pesawat VJ 101C dengan tiga mesin Roll Royce RB108 dipasang pada posisi yang diperkirakan akan mencapai puncak efisiensi penerbangan

Mesin kecil masing-masing memiliki 2.100 lbf (9,3 kN) daaya dorong, cukup untuk mengangkat rig uji.

Setelah pengujian awal Mei 1961 dari kolom teleskopik, rig baru bisa "terbang" dalam penerbangan bebas Maret 1962.Pengujian tambahan dengan "kulit" sayap pesawat simulasi dan terbukti berhasil (menunjukkan kontrol memuaskan di semua musim dan kondisi cuaca).


Pengujian dan evaluasi

Dua prototip dibangun: X-1 dan X-2.Pada tanggal 10 April 1963, X-1 melakukan penerbangan pertama .Transisi pertama dari terbang melayang ke penerbangan horizontal berlangsung pada tanggal 20 September 1963.  VJ 101C X-1 terbang dalam 40 penerbangan aerodinamis, 24 penerbangan hover dan 14 transisi penuh.





Selama tes ini hambatan suara rusak, untuk pertama kalinya oleh lepas landas pesawat vertikal, tetapi pada 14 September 1964 cacat di autopilot menyebabkan crash. Pada tanggal 29 Juli 1964 VJ 101 C terbang dengan kecepatan Mach 1,04 tanpa menggunakan afterburner .


X2 prototipe kedua dengan autopilot baru membuat transisi yang sukses pada tanggal 22 Oktober 1965.

Tes ini kemudian dilanjutkan dengan X,-2 yang berbeda dengan X-1 yang mempunyai afterburner. Namun proyek ini dibatalkan pada tahun 1968.





VJ 101 D Mach 2 interceptor diusulkan namun tidak pernah dibangun.VJ 101 CX 2 hari ini terbengkali di Deutsches Museum Munich .



Meskipun VJ 101C tidak melanjutkan ke status produksi, proyek-proyek lain termasuk Mirage IIIV , Hawker P.1154 (paralel supersonik yang akan menjadi Hawker Siddeley Harrier ) dan banyak kemudian F-35 Lightning II menunjukkan janji dari performa VTOL Fighters.

Spesifikasi (VJ 101C X-2)

Data dari Macdonald Aircraft Handbook

Karakteristik umum
* Kru: 1
* Panjang: 15,7 m (51 ft 6 in)
* Lebar sayap : 6,61 m (21 ft 8 in)
* Tinggi: 4,1 m (13 ft 6 in)
* Max berat lepas landas : 6.100 kg (13.420 £)
* Mesin: 6 × Rolls-Royce RB145 turbojet , 12.2 kN (2.750 lbf) masing-masing

Kinerja
* Kecepatan maksimum : Mach 1,04

Pesawat sebanding
* Bell XF-109 Bell XF-109

source


View the Original article

Selasa, 12 Juli 2011

Fakta dibalik Pembuatan Komputer Pertama

Kebanyakan orang mengenal sejarah komputer yang pertama kali dibuat adalah ENIAC. Komputer ENIAC, yang merupakan komputer elektronik yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 m dan tinggi 2.4 m dan membutuhkan daya listrik 174 kilowatts. Padahal komputer digital pertama sebenarnya adalah ABC (Atanasoff-Berry Computer). Namun ketenarannya menjadi pudar setelah 'diserobot' ENIAC.



Di era teknologi informasi dan komunikasi yang pesat sekarang ini, komputer termasuk salah satu piranti wajib yang tidak dapat diabaikan. Kini piranti yang pada dasarnya hanya untuk membantu proses berhitung (to compute) ini telah sangat ampuh dan multiguna. Merampungkan pekerjaan kantor, menikmati musik dan film, hingga memainkan game dapat dilakukan menggunakan alat ini. Begitu pula menjelajah internet dan bertukar data antar pengguna yang terpisah jarak ribuan kilometer.

Vincent Atanasoff Sang Penemu Komputer Pertama
 

Vincent Atanasoff lahir pada 4 Oktober 1903 di Hamilton, New York, namun dibesarkan di Brewster, Florida. Sejak kecil Atanasoff telah menunjukkan ketertarikannya pada matematika. Anak seorang insinyur listrik ini pun tak mengalami banyak hambatan saat mereguk ilmu di bangku sekolah. Bahkan pendidikan menengahnya (setara SMA) diselesaikannya dalam waktu dua tahun saja.

Selepas itu Atanasoff melenggang ke University of Florida untuk menekuni bidang kelistrikan. Mungkin kekaguman pada sang ayah melandasi pilihannya ini. Di usia 22, dia lulus dengan menggondol gelar Bachelor of Science. Tak main-main, nilainya pun sempurna, A untuk semua bidang studi.

Selanjutnya Atanasoff melanjutkan studi tingkat master di Iowa State College. Di sini Atanasoff menekuni bidang matematika. Tak perlu waktu panjang, Atanasoff merampungkan studinya hanya dalam waktu satu tahun. Gelar master pun ia sabet di usianya yang ke-23 pada 1926.

Seakan tak puas, Atanasoff melanjutkan lagi studinya untuk mencapai tingkat doktor. Kali ini fisika menjadi pilihannya. Selama empat tahun Atanasoff berjuang meneliti seluk beluk helium. Akhirnya pada 1930, dengan mengusung tesis berjudul The Dielectric Constant of Helium studi formalnya pun rampung. Gelar Ph.D. bidang fisika teori ia peroleh di usia 27 dari University of Wisconsin.

Pengganti Kalkulator
Saat menempuh studi doktornya, Atanasoff sering kali merasa buntu ketika harus menghitung menggunakan kalkulator mekanik. Meski termasuk mesin hitung tercanggih di era itu, Atanasoff merasa bahwa harus ada solusi lain untuk menggantikan kalkulator tersebut.

Pada 1936, Atanasoff berhasil membuat kalkulator analog. Alat ini dibuatnya setelah mempelajari cara kerja kalkulator mekanik Monroe dan mengkanibalnya serta menggabungkannya dengan tabung IBM. Alat hitung analog ini dapat bekerja baik. Meski demikian, hal itu tak memuaskannya.

Keterbatasan sistem mekanik dan analog membuat Atanasoff berpikir untuk menggunakan pendekatan digital. Namun, ide ini ternyata tak mudah dilaksanakan. Setelah hampir satu tahun mencoba mengimplementasikan gagasannya, Atanasoff merasa menemukan jalan buntu. Puncaknya terjadi saat musim dingin pada 1937.

Setelah penat berkutat di laboratorium, Atanasoff bermaksud mendinginkan otaknya agar tak 'meledak' hanya gara-gara buntu pikiran. Ia pun segera mengambil mobilnya dan menyusuri jalan sambil menyegarkan diri. Namun tak dinyana, saat berkendara itu ternyata otaknya terus bekerja dan tak bisa berhenti memikirkan masalah yang sedang dikerjakannya. Hingga tak terasa telah lebih dari 300 km panjang jalan yang ditelusurinya.

Akhirnya Atanasoff memutuskan untuk berhenti di sebuah kedai. Di saat sedang rileks itulah Atanasoff menerima 'pencerahan'. Berbagai ide segar datang silih berganti menari-nari di otaknya. Salah satunya adalah matematika binari dan logika Boolean. Solusi itu dianggapnya pas untuk komputer digital yang sedang dirancangnya.

'Oleh-oleh' berharga buah dari perjalanan ke Rock Island itu pun segera dimatangkannya. Pada September 1939, Atanasoff mendapat suntikan dana sebesar 650 dolar AS. Selain itu, ia pun mendapat bantuan tenaga dan pikiran dari Clifford Berry, salah satu mahasiswanya yang sama-sama gandrung akan solusi digital.

Komputer ABC
 

 
Atanasoff dan Berry segera mewujudkan komputer impian mereka pada November 1939. Prototipe yang mereka buat ternyata dapat bekerja. Atanasoff menamakan mesin hitung digitalnya itu dengan ABC. Kependekan dari Atanasoff-Berry Computer.

Lebih dari sekadar dapat bekerja, ABC pun ternyata lebih unggul dari mesin hitung lain yang ada saat itu. Ini dibuktikannya dengan mampu menyelesaikan 29 persamaan linear secara bersamaan. Dibutuhkan waktu yang lebih singkat untuk mendapatkan penyelesaiannya dari ABC dibanding mesin hitung lain.

Namun, bila dibandingkan komputer modern saat ini, ABC sangatlah “primitif”. Ia tak dilengkapi dengan CPU (central processing unit). ABC hanya menggunakan tabung hampa (vacuum tube) untuk mempercepat proses kalkulasi. Salah satu hal dari ABC yang tetap diterapkan pada komputer modern adalah pemisahan memori dari bagian komputasi. Ini seperti halnya memori DRAM sekarang.


 
Pada Desember 1940, dalam sebuah pertemuan ilmiah di Philadelphia, Atanasoff berkenalan dengan John Mauchly. Mauchly termasuk salah seorang pembicara yang tampil untuk mendemonstrasikan kalkulator analog penganalisis data cuaca. Pada perkenalannya itu Atanasoff menceritakan penemuan mesin ABC-nya pada Mauchly. Atanasoff pun mengundang Mauchly untuk mengunjunginya di Iowa.

Selesai pertemuan, Atanasoff bersama Berry mampir di Washington untuk mengunjungi kantor paten. Mereka mencoba meyakinkan kantor paten bahwa konsep yang diterapkan pada ABC benar-benar yang pertama. Ternyata benar! Meski demikian, keduanya tak segera mematenkan ABC.

'Diserobot' ENIAC
 

 
Meski ABC telah terbukti menjadi solusi alternatif untuk menggantikan kalkulator, namun Atanasoff tak pernah sempat menyempurnakannya. Panggilan negara yang membutuhkan tenaganya saat Perang Dunia mengharuskannya meninggalkan Iowa. Mesin ABC yang berbobot ratusan kilogram tak mungkin digotong ke tempat kerjanya yang baru di Washington. Pengurusan paten ABC pun dipercayakannya kepada pegawai administrasi di kampus Iowa. Namun, tampaknya hal ini tak pernah dilaksanakan oleh sang pegawai.

Di sisi lain, Mauchly semakin sering mengunjungi Atanasoff. Kunjungan itu dimulai pada 1941 dan Mauchly mendapat kesempatan melihat ABC. Ia pun mendapat banyak ide dari Atanasoff. Sebagai sesama peneliti, Atanasoff tentu senang mendiskusikan berbagai hal kepada Mauchly. Ia pun tak pernah ragu mengungkap berbagai konsep brilian yang dimilikinya. Namun, selama kunjungannya itu Mauchly tak pernah menyebutkan kalau ia sedang mengerjakan suatu projek komputer untuk dirinya sendiri.

Belakangan Mauchly berhasil membuat ENIAC. Sebuah komputer raksasa untuk Angkatan Darat AS. Atas karyanya ini, Mauchly tak pernah menyebut Atanasoff sebagai sumber inspirasinya. Begitu pun kenyataan bahwa Mauchly menyerap banyak ilmu dari Atanasoff. Pada akhirnya masyarakat menjadi lebih mengenal ENIAC sebagai komputer digital pertama, bukannya ABC.

Pertempuran di Pengadilan
 
Namun, rupanya kebenaran tak pernah bisa disembunyikan. Kepeloporan Atanasoff pada solusi digital terungkap saat terjadi sengketa hak paten ENIAC antara Honeywell Inc. dan Sperry Rand yang membeli hak paten atas ENIAC dari Mauchly pada 1951. Pertempuran keduanya di pengadilan baru tuntas pada 19 Oktober 1973 saat hakim menyatakan bahwa paten atas ENIAC adalah tidak benar dan Mauchly (bersama J. Presper Eckert) bukanlah pioner komputer digital elektronik. Selain itu, hakim juga menyatakan bahwa Mauchly bukanlah pemilik ide yang asli, tetapi mendapatkannya dari Dr John Vincent Atanasoff.

Meski keputusan itu secara tidak langsung ikut memberi kemenangan pada Atanasoff, namun kebanyakan orang masih menganggap ENIAC sebagai komputer digital pertama. Mungkin ini disebabkan karena persengketaan itu kalah pamor dibandingkan kasus Watergate yang melibatkan Presiden Nixon. ABC tetap tak banyak dikenal hingga Atanasoff tutup usia pada 15 Juni 1995.

Sumber :


View the Original article

Minggu, 10 Juli 2011

Pesawat Komersial Pertama yang Bisa Meluncur ke Ruang Angkasa

Selama ini untuk keluar angkasa biasanya misi ruang angkasa menggunakan pesawat khusus semacam ulang alik yang di memerlukan roket pendorong, namun kini untuk ke angkasa luar tidak akan seribet seperti itu, karena sudah ada pesawat baru sebesar minibus yang bentuknya mengacu pada pesawat komersial yang ada, artinya tidak diperlukan roket pendorong.



Adalah perusahaan Virgin Atlantic telah meluncurkan sebuah pesawat komersial yang mampu membawa wisatawan yang ingin terbang dan menikmati alam tanpa gravitasi di luar angkasa. Hal tersebut dikatakan Milyader sekaligus pemilik Virgin Richard Barnson di tengah peluncurannya di gurun California’s Mojave Desert.
Proyek pengembangan ini memakan dana 450 Juta Dollar Amerika. Dikutip ruanghati.com dari mail online menyebutkan pesawat komersial luar angkasa ini memiliki roket bulit in dengan mesin dan mampu terbang hingga 18.288 meter diatas permukaan laut. Bukan hanya itu saja tetapi mesin roket yang bulit in tersebut mampu membawa pesawat hingga menjauhi bumi sejauh 104 km, wow jauh sekali yah.

Virgin pesawat luar angkasa pertama

Saat ini saja sudah ada 300 calon wisatawan penumpang yang inden untuk bisa terbang keluar angkasa dan telah terdeposit sebesar 200 ribu dollar Amerika sebagai tanda jadi booking wisata luar angkasa. Walau penerbangan perdananya baru akan dilakukan tahun 2011 hingga 2012, wah kayak naik haji aja pake daftar dulu berangkatnya beberapa tahun kemudian.

pesawat luar angkasa pertama

Berikut ini Videonya :




View the Original article

Pertama di Dunia, Jantung Buatan Untuk Manusia Seharga 2M

Apakah anda pernah terbayang mengenai bagaimana jantung buatan untuk manusia?

Berikut ini layak disimak.

http://faktabukanopini.blogspot.com/Lahirnya penemuan baru di dunia teknologi bisa bermanfaat sekali bagi kehidupan manusia, seperti halnya jantung buatan ini! Kami yakin manusia akan membuat sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, seiring dengan kemajuan teknologi.

http://faktabukanopini.blogspot.com/Para peneliti di Perancis telah berhasil membuat sebuah
jantung buatan dari bahan plastik yang dapat berdetak layaknya sebuah
jantung asli. Jantung Plastik ini menggunakan sensor elektronik untuk mengontrol detak jantung dan juga aliran darah yang mengalir ke dalamnya.

http://faktabukanopini.blogspot.com/Walaupun belum pernah diuji coba di tubuh manusia, jantung buatan ini
telah sukses diuji coba di seekor binatang mamalia besar.

Tentu saja, jantung buatan ini akan membuka peluang besar bagi manusia yang memang mempunyai jantung yang bermasalah tetapi di lain sisi, harganya yang mencapai US$ 192.140 (sekitar 2 milyar Rupiah) akan memberikan penyakit jantung yang baru.
Sumber :
osserem.blogspot.com


View the Original article

Rabu, 06 Juli 2011

Wanita menjadi Gemuk setelah Melahirkan disebabkan Stress dalam Mengasuh Anak Pertama

Continue reading →]]>

View the Original article

Minggu, 03 Juli 2011

Penemu Virus Komputer Pertama


Kita banyak mengetahui nama-nama virus yang banyak kita ketahui dan juga virus selalu menyerang komputer kita sendiri. Dan juga kita tidak tahu dari mana asal virus itu dan siapa pembuat virus itu.disini saya akan menceritakan sedikit siapa orang yang pertama kali membuat virus. 
 
 Elk Cloner dinyatakan sebagai salah satu virus mikro komputer yang menyebar luas keluar dari ruan lingkup tempat pembuatanya. Dibuat pada tahun 1982 oleh seorang murid Sekolah Menengah Atas yang berumur 15 tahun. Ia bernama Rich Skrenta. Virus yang ia buat, saat itu ditujukan untuk sistem komputer Apple II.

Saat itu Skrenta tidak lagi dipercaya oleh teman-temannya. Hal itu disebabkan oleh kelakuannya yang secara ilegal membagikan game dan software, ia pun sering menggunakan floppy disk untuk mematikan komputer atau untuk menampilkan kata-kata mengejek pada layar. Akhirnya Skrenta pun memikirkan metode untuk melakukannya tanpa floppy disk agar ia tidak dicurigai.

Selama libur musim dingin di Mt. Lebanon High School,Pennsylvania,Amerika, Skrenta menemukan bagaimana cara menampilkan pesan secara otomatis di komputernya. Dan akhirnya dia menemukan apa yang dewasa ini disebut sebagai boot sector virus, dan mulai untuk menyebarkannya di kalangan teman satu sekolahnya serta di sebuah club komputer.

Dari sumber yang didapat virus itu cepat tersebar dan sukses menginfeksi floppy disk orang-orang yang ia kenal, termasuk guru matematikanya. Virusnya banyak merepotkan korban yang terinfeksi. Dapat dibayangkan bagaimana repotnya karena saat itubelum ada satupun antivirus. Virus elk cloner ini hanya dapat dihapus secara manual dengan langkah yang rumit.

Elk Cloner menyebar dengan cara menginfeksi sistem operasi Apple II dengan tehnik boot sector virus. Artinya jika kita melakukan booting komputer menggunakan floppy disk yang sudah terinfeksi maka virus akan secara otomatis terkopi ke memory. Dan apabila ada floppy disk bersih dimasukan ke komputer virus akan mengkopi dirinya ke floppy itu. Komputer yang terinfeksi akan menampilkan sebuah puisi dilayar saat booting ke 50.

 
Inilah orang yang pertama kali membuat permasalahan tentang Virus yang telah menjangkiti banyak komputer di dunia, tapi kita juga tidak patut menyalahkannya, karena memang kemajuan teknologi di zaman semakin canggih 
source: disini


View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls