Tampilkan postingan dengan label Seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seorang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Agustus 2011

Jawaban Elegan Dari Seorang TUKANG BAKSO (Sebuah Renungan)

type='html'>Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,...terdengar suara tek...tekk.. .tek...suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau bakso ?

"Mauuuuuuuuu. ...", secara serempak dan kompak anak - anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. ...

Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya
membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

"Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan? Barangkali ada tujuan ?" "Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita รข€“ cita penyempurnaan iman ".

"Maksudnya.. ...?", saya melanjutkan bertanya.

"Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari - hari Emang dan keluarga.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat...... .....sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : "Iya memang bagus...,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya....".

Ia menjawab, " Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.

Definisi "mampu" adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita".

"Masya Allah..., sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso".

Sumber
This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

View the Original article

Sabtu, 30 Juli 2011

Seorang Dokter Yang Mengajari Harimau Berenang

type='html'>
Semua binatang yang menyukai "air" tinggal di taman spesial untuk hewan langka, dimana mereka diajarkan berenang oleh Dr Bhagavan Antle, yang telah merawat mereka selama 25 tahun.[andekhinux.com]

Hewan hewan tersebut salah satunya adalah Harimau, Tapir dan Orang Utan... cekidot...


























Check It Out

Mohon Di Like Dulu
Follow Juga Ya

This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

View the Original article

Minggu, 24 Juli 2011

Shem Davies, Inilah Seorang Kakek Termuda di Dunia yang Baru Berusia 29 Tahun

type='html'>
Shem Davies mungkin saat ini tercatat sebagai kakek termuda di Inggris. Bayangkan saja, di usia yang baru menginjak 29 tahun, dia sudah memiliki satu orang cucu.

Davies baru berusia 14 tahun ketika menjadi ayah untuk pertama kalinya. Kini, anak Davies yang bernama Tia, melahirkan bayi perempuan sepekan sebelum ulang tahunnya yang ke-15 di Bridgend, South Wales.

"Saya sangat senang dengan kelahiran cucu pertama saya," aku Davies, seperti dilansir The Sun.

Cucu Davies, Ava Grace, saat ini berada di inkubator setelah lahir 10 pekan lebih awal dengan berat 0,9 kilogram. Kendati demikian, Ava Grace dalam kondisi yang sangat baik di unit perawatan khusus bayi.

Davies mengaku terkejut ketika mengetahui Tia hamil. Tia mengatakan kepada Davies bahwa ia hamil dengan pacarnya yang berusia 15 tahun, Jordan Williams.

"Rasanya seperti semenit Tia masih bayi, tapi semenit kemudian dia hamil.Saya bisa saja marah padanya, tetapi apa untungnya?" imbuh Davies, yang baru tiga bulan lalu bercerai dengan Kelly, ibunda Tia.

Kelly mengaku tidak pernah berpikir anaknya bisa hamil di usia semuda itu.

"Mimpi terburuk saya adalah Tia mengulangi kesalahan yang saya lakukan karena hamil di usia muda. Saya selalu mengajarkannya mengenai kontrasepsi," tuturnya.

Kelly merupakan pekerja di kafe, sedangkan Davies menganggur. Davies juga baru memiliki anak laki-laki berusia sembilan bulan bersama pacar barunya.

Shem Davies bersama keluarganya



View the Original article

Mengenaskan, Peraih 2 Emas Olimpiade Ini Kini Menjadi Seorang Pengemis

type='html'>Zhang Shangwu (27), peraih dua medali emas cabang senam Universiade, olimpiade untuk mahasiswa, pada 2001, menjadi pengemis di Beijing. Atlet kenamaan Cina itu terpaksa menjadi pengemis di jalanan akibat cedera serius yang memaksanya berhenti berkarier sebagai atlet senam. Rendahnya kualifikasi pendidikan membuatnya hanya bisa menjadi pelayan restoran.


Zhang Shangwu saat menerima 2 medali emas, kini nasibnya menjadi seorang pengemis

Ia sempat bekerja di panti jompo namun cedera menghalanginya melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut. Tuntutan kebutuhan hidup memaksanya mencuri dan ia sempat mendekam di penjara selama lima tahun sebelum bebas April lalu. Sejak itu ia mengemis di jalan-jalan di Beijing.

Peruntungan Zhang berubah pekan lalu. Saat sedang memamerkan gerakan senam, seorang penggemar mengenali Zhang.
Sejak itu, kisah Zhang dimuat di berbagai media di Cina. Banyak pihak menawarinya pekerjaan, termasuk dari salah satu pengusaha terkaya di Cina.


Zhang saat ditemukan aparat dan beberapa warga lainnya sedang mengemis di kota

“Di Cina banyak atlet yang bernasib seperti saya. Saya beruntung karena saya ditemukan anggota masyarakat dan cerita saya dimuat di media,” kata Zhang kepada kantor berita AFP di Beijing. “Ada banyak atlet yang bernasib mengenaskan setelah pensiun. Pendidikan mereka rendah dan mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan yang layak,” tutur Zhang, seperti dilansir BBC.

Dia mengatakan, Pemerintah Cina tidak membantu atlet-atlet yang memasuki masa pensiun. Zhang berharap kisah hidupnya ini membuka mata masyarakat bahwa para atlet tersebut memerlukan bantuan. Zhang bukan atlet top pertama yang mengalami kesulitan hidup. Cai Li, peraih medali emas angkat besi Asian Games 1990 terpaksa menjadi satpam setelah tak lagi berlomba.

Ia meninggal pada 2003 silam, dan diduga akibat latihan berat yang harus ia ikuti ketika menjadi atlet dulu. Zou Chunlan, juara nasional angkat besi, menjadi penjaga WC umum sebelum satu LSM membantunya membuka usaha pencucian pakaian. Zhang Shangwu sendiri saat ini belum memikirkan pekerjaan karena masih sibuk melayani wawancara berbagai media. Namun, Zhang berhasrat membantu rekan-rekannya sesama atlet yang bernasib mengenaskan setelah tidak bisa turun ke lapangan.

source

View the Original article

Selasa, 05 Juli 2011

Seorang Wanita Rusia Hidup Kembali di Hari Pemakamannya

type='html'>
Fagilyu Mukhametzyanov, Seorang Wanita Rusia Hidup Kembali di Hari Pemakamannya -- foto -- misteri -- faceleakz
Hidup lagi: Seorang wanita Rusia, Fagilyu Mukhametzyanov berfoto bersama suaminya, Fagili. Fagilyu Mukhametzyanov meninggal untuk yang kedua kalinya beberapa saat setelah dia hidup kembali di hari pemakamannya.

FaceLeakz - Seorang wanita dilaporkan meninggal karena shock saat ia terbangun di hari pemakamannya dan kemudian meninggal lagi untuk yang kedua kalinya.

Wanita itu adalah seorang warga Rusia, Fagilyu Mukhametzyanov, 49, dinyatakan meninggal oleh dokter tapi ia kemudian terbangun setelah mendengar orang berdoa untuk jiwanya di Kazan, Rusia.

Dia dibawa kembali ke rumah sakit di mana ia dinyatakan meninggal untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Fagilyu Mukhametzyanov, Seorang Wanita Rusia Hidup Kembali di Hari Pemakamannya -- foto -- misteri -- faceleakz
Mati lagi: Jenazah Fagilyu Mukhametzyanov yang telah dibungkus kain setelah ia meninggal untuk kedua kalinya di Kazan, Russia.

"Matanya bergetar dan kami segera bergegas kembali ke rumah sakit tapi dia hanya hidup selama 12 menit," kata suaminya, Fagili Mukhametzyanov.

"Aku sangat marah dan ingin jawaban. Dia tidak mati ketika mereka mengatakan sudah mati dan mereka bisa menyelamatkannya," tambah Fagili.

Mukhametzyanov mengatakan ia berencana menuntut rumah sakit, yang mana kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

Dilaporkan, penyebab akhir kematian kedua wanita tersebut adalah gagal jantung. "Kematian pertama"-nya juga terkait jantung, diduga serangan jantung.

Ini bukan pertama kalinya seorang hidup kembali di hari pemakaman. Dalam beberapa tahun terakhir, telah ada seorang pria hidup kembali dihari pemakamannya di Brasil dan seorang bayi prematur yang dinyatakan meninggal terbangun sebelum dimakamkan dan meninggal lagi segera setelah itu di Paraguay.


View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls