Tampilkan postingan dengan label Indah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juli 2011

Happy Oasis Game Facebook yang akan mengajarkan Islam itu Indah

type="html" xml:base="http://infotechnologi.com/happy-oasis-game-facebook-yang-akan-mengajarkan-islam-itu-indah.html">Game Facebook yang akan mengajarkan Islam itu Indah .

Di fecebook akan segera diluncurkan Game yang berlatar belakang super hero Arab dengan nama Happy Oasis yang akan mengajarkan bahwa islam itu Indah , orang di balik game ini adalah Suleiman Bakhit seorang Mahasiswa Universitas of Minnesota AS ,ia mengharapkan game ini akan memberikan pencerahan bagi masyarakat dunia mengenal Islam yang sesungguhnya , dan mengajarkan peran positif bagi anak-anak .

Seberenya Game ini sudah di rilis tapi masih secara terbatas .

 

Source : techno.okezone

 

 

]]>

View the Original article

Minggu, 17 Juli 2011

Mutiara - Mutiara Indah yang Paling Terkenal di Dunia

type='html'>
Pada prinsipnya, moluska bercangkang berpeluang menghasilkan mutiara secara alami. Namun tidak semua kerang bisa menghasilkan mutiara yang bagus dan memiliki nilai jual yang lumayan. 

Kerang penghasil mutiara umumnya berasal dari famili Pteriidae, namun yang umum dikenal hanya jenis-jenis tertentu seperti gold atau silver-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir emas atau bibir perak) Pinctada maxima, black-lip pearl oyster (kerang mutiara bibir hitam) Pinctada margaritifera, Akoya pearl oyster (kerang mutiara Akoya) Pinctada fucata dan the winged-pearl oyster (kerang mutiara bersayap) Pteria penguin. 

Semua anggota famili ini hidup di laut. Sedangkan moluska lain penghasil mutiara yang sejauh ini dikenal berasal dari kelompok abalone dan beberapa gastropoda lain serta beberapa jenis kerang bivalvia air tawar.

Setiap jenis kerang mutiara menghasilkan mutiara dengan spesifikasi yang berbeda. Pinctada maxima menghasilkan mutiara relatif lebih besar dari semua jenis kerang penghasil mutiara, berwarna perak, emas dan krem. Jenis ini banyak dibudidayakan di Indonesia, Birma, Thailand dan Australia. 

Sedangkan kerang jenis Pinctada margaritifera merupakan primadona negara-negara pasifik selatan. Mutiara yang dihasilkannya bervariasi dari warna krem sampai warna hitam. Warna hitam merupakan warna yang diminati pelanggan mutiara dunia saat ini. Dengan demikian harganya sangat mahal. Diameter mutiara yang dihasilkan umumnya lebih kecil daripada yang diproduksi Pinctada maxima. 

Sementara Pinctada fucata adalah jenis yang banyak dibudidayakan di Jepang, dan Pteria penguin tidak banyak dibudidayakan karena sejauh ini hasilnya diperuntukkan hanya pada kalangan tertentu mengingat bentuk mutiara yang dihasilkan umumnya tidak bundar.

1. PEARL of ALLAH / Lao-Tze Pearl
Pearl of Allah (secara resmi dikenal dengan nama Lao-Tze pearl) adalah mutiara terbesar di dunia yang ditemukan pada tahun 1934 di lepas pantai Pulau Palawan oleh seorang penyelam Filipina. 

Mutiara ini dijadikan hadiah kepada Wilbur Dowell Cobb oleh kepala suku di Palawan pada tahun 1936 karena Cobb telah menyelamatkan nyawa anaknya. 

Keturunan Cobb menjual mutiara ini kepada toko permata di California tahun 1980 dengan harga 200.000 dollar AS. Harga saat ini ditaksir sebesar 40 juta dollar AS.
Mutiara raksasa ini ditemukan di dalam kima raksasa Tridacna gigas. Hal yang tak mungkin dihasilkan oleh kerang mutiara dari Family Pteriidae atau kerang penghasil mutiara dari jenis lain. 

Bentuk mutiara Pearl of Allah tidak beraturan (baroque) dan menyerupai otak kepala besar. Panjang yang mencapai 23.8 cm dan berat 6.4 kilogram menjadikannya sebagai mutiara terbesar yang ditemukan selama ini.
2. La Peregrina
La peregrina atau Sang pengelana (musafir) adalah mutiara yang ditemukan di Kepulauan Perlas, lepas pantai Panama pada tahun 1500-an. Konon, mutiara ini ditemukan oleh seorang budak yang menginginkan kebebasan sebagai bayaran dari mutiara yang ditemukannya.

Mutiara ini dibawa dan diserahkan kepada Raja Spanyol Phillip II dan sang raja menghadiahkannya kepada Ratu Maria, sebagai hadiah pernikahan. Saudara dari Napoleon I, Joseph Bonaparte mengambil mutiara ini dan membawanya ke Prancis dan akhirnya sampailah mutiara ini kepada Duke of Abercrombie. 
Akhirnya, mutiara ini dibeli dengan harga 37 ribu dollar amerika oleh Richard Burton dan menghadiahkannya sebagai hadiah Valentine’s Day kepada Elizabeth Taylor. Keunikan dari mutiara ini, disamping perjalanannnya yang begitu panjang, dia memiliki bentuk seperti air mata atau buah pir, dan memiliki berat 10.192 gram.

3. Big Pink Pearl
Mutiara besar bewarna pink ini berharga 4.7 juta dollar amerika pada tahun 1991. Dia dicatat dalam buku Guiness Book of Records sebagai mutiara yang paling besar yang ditemukan dari abalone (Haliotis). 

Berbentuk baroque dan memilik berat 470 carat setara dengan 94 gram. Mutiara ini dimiliki oleh Wesley Rankin yang menemukannya di Salt Point State Park, California pada tahun 1990.

4. Abernathy Pearl
Mutiara alami dari air tawar ini ditemukan oleh William Abernathyl, sang penyelam mutiara di sungai Tay pada tahun 1967. Dengan berat 44 grains, mutiara ini dianggap mutiara yang paling sempurna yang ditemukan dari sungai-sungai di Skotlandia. Mutiara ini diberi nama “the little willie”.

sumber


View the Original article

Minggu, 10 Juli 2011

Sekilas Tentang PLTU Paiton Yang Indah

Selamat Malam semuaa. ;) Pasti pada tau dong PLTU Paiton?? Itu loh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang bertugas mengaliri listrik untuk Jawa-Bali. Letaknya di Paiton. Tepatnya di tepi pantai utara provinsi Jawa Timur, di Desa Binor, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Wilayahnya berbatasan dengan Selat Madura di utara, Kecamatan Kraksaan di sebelah barat, serta Kabupaten Situbondo di sisi Timur.

Kalau kita ingin kedaerah Probolinggo/Surabaya melalui darat (Jalur Utara), kita akan melewati PLTU Paiton ini.

Mungkin kalau pembangkit listrik lainnya, sudah biasa menurut kalian. Tapi PLTU ini beda loh.. Bedanya megah banget.. dan yang paling seru, PLTU ini dibangun diatas laut yang diuruk pasir. Nah kebayang gak tuh.. Lautan loh.. Berapa banyak pasir yang dipakai uruk ya kira-kira… ?? ckckck…

PLTU Paiton faktabukanopini.blogspot.com
Apakah kalian tahu, jika kalian lihat gambar dibawah ini. Dulunya setelah pembatas jalan itu, adalah tebing tinggi dimana dibawah tebing tersebut adalah lautan. Dan di balik PLTU ini, jika kalian bisa masuk, ada sebuah tempat aliran air yang terlihat seperti parit tetapi itu sebenarnya bukanlah parit, tetapi palung laut. Jadi jika kalian terpeleset disitu, bisa dibayangkan.. hehe..

PLTU Paiton faktabukanopini.blogspot.com

Di PLTU Paiton ini, juga menjadi tempat favorit bagi para pemancing, karena mereka tidak perlu jauh jauh ke tengah lautan, dengan memancing dari batas PLTU Paiton ini saja, mereka sudah bisa memancing ikan yang biasanya ada di tengah laut.

Sekilas PLTU Paiton

Pembangunan Proyek Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Uap yang berbahan bakar batubara ini berdasarkan pada Peraturan Presiden RI Nomor 71 Tahun 2006 tanggal 05 Juli 2006 tentang penugasan kepada PT. PLN (Persero) untuk melakukan Percepatan Pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik yang menggunakan batubara.

Tapi pengerjaan PLTU ini baru dimulai setelah ditanda tanganinya kontrak proyek pengerjaannya pada tanggal 12 Maret 2007 oleh PT PLN (Persero) dan Konsorsium Harbin Power Engineering Co. Ltd. dari China dan Perusahaan Lokal PT Mitra Selaras Hutama Energi.
Nilai Kontrak dari proyek ini sebesar US$ 389,206,488.60 dan Rp 706,630,361,158.96 belum termasuk Value Added Tax.

Pembangkit ini mengoperasikan 2 PLTU dengan total kapasitas 800 MW. Energi listrik ini kemudian didistribusikan melalui SUTET 500 kV Sistem Interkoneksi Jawa-Bali.

Secara keseluruhan, terdapat 6 unit pembangkit listrik yang mengaliri listrik ke Jawa-Bali:
* Unit 1 & 2 dengan kapasitas paling kecil, yakni 800MW dimiliki dan dioperasikan oleh Unit Pembangkitan Paiton
* Unit 5 & 6 berkapasitas 1260MW dimiliki oleh Jawa Power dan dioperasikan oleh YTL Jawa Timur.
* Unit 7 & 8 memiliki kapasitas 1200MW dimiliki oleh Paiton Energy Co dan dioperasikan oleh PT. International Power Mitsui Operation & Maintenence Indonesia (IPMOMI).
* Unit 3 & 4 mengaliri listrik di P. Jawa.
* Unit 9 saat ini sedang dalam tahap pengerjaan oleh Konsorsium dari China, dan di harapkan selesai pada 2012.

Pada kompleks pembangkit listrik Paiton, terdapat 2 Pembangkit Listrik Swasta dengan kontribusi kapasitas sebesar 2500MW :

I. Pembangkit Listrik Swasta I yang dimiliki oleh PT. Paiton Energy Company dan dioperasikan oleh PT. International Power Mitsui Operation & Maintenance Indonesia. Total kapasitas 1230 MW.

II. Pembangkit Listrik Swasta II yang dimiliki oleh PT. Jawa Power dan dioperasikan oleh PT YTL Jawa Timur. Total kapasitas 1300MW

Buat yang belum pernah melihat langsung PLTU Paiton ini, berikut saya bagikan beberapa foto PLTU Paiton pada malam hari. Keren banget deh, jadi pengen lewat situ lagi.

Paiton Malam hari 1 faktabukanopini.blogspot.com

Paiton Malam hari 2 faktabukanopini.blogspot.com

Paiton Malam hari 3 faktabukanopini.blogspot.com

Paiton Malam hari 4 faktabukanopini.blogspot.com

Sumber :
forum.tribunnews.com

View the Original article

Minggu, 03 Juli 2011

Setelah Gerhana, Bulan Terlihat Lebih Indah

Setelah sempat menghilang saat gerhana bulan total terjadi, pada Kamis (16/6/2011) dini hari. Sekitar pukul 04.30 WIB, bulan mulai terlihat kembali.

Setelah sempat menghilang pada Kamis dini hari, sejak sekitar pukul 02.22 WIB, akhirnya bulan terlihat di langit. Munculnya bulan pada pukul 04.30 WIB sekaligus menandakan gerhana bulan telah selesai.

Berbeda saat gerhana bulan total hendak terjadi dimana langit ditutupi awan tebal, pada saat gerhana bulan berakhir langit terlihat cerah. Cerahnya langit membuat bulan terlihat lebih indah dengan warna kemerahan serta berukuran cukup besar.

Bagi masyarakat yang melewatkan proses terjadinya gerhana bulan total hingga gerhana bulan selesai, bisa menyaksikan melalui video streaming di http://bosscha.itb.ac.id. dari Observatorium Bosscha. "Ini merupakan kerja sama antara Bosscha dengan Kominfo. Mereka menyediakan servernya," jelas peneliti Observatorium Bosscha Evan Irawan Akbar.

Tak hanya dari Bosscha, masyarakat pun bisa menyaksikan streaming gerhana dari beberapa wilayah lain. "Masyarakat bisa menyaksikan streaming gerhana dari daerah lainnya, salah satunya Yogyakarta," ujarnya.

sumber: inilah.com


View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls