Tampilkan postingan dengan label Pendiri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendiri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Agustus 2011

Inilah Kisah Sukses Billioner Pendiri Bank Mega Sekaligus Pemilik Stasiun TV Trans Corp

type='html'>
Apa jadinya jika seorang calon dokter gigi justru merambah bisnis televisi? Jika ingin tahu jawabannya, lihatlah sosok Chairul Tanjung, pebisnis asli pribumi yang kini namanya berkibar dengan Grup TransTV dan Trans7. Berkat kesulitan ekonomi yang menderanya, ternyata hal tersebut justru menjadi bekal mengasah ketajaman insting bisnisnya.


Chaerul Tanjung

Bermula dari awal kuliah di jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Biaya masuk kuliah kala tahun 1981 sebesar Rp 75 ribu, dengan uang kuliah per tahun Rp 45 ribu. Rupanya, untuk membayar uang kuliah tersebut, sang ibu sampai harus menggadaikan selembar kain halus.

“Saya betul-betul terenyuh dan shock, sejak saat itu saya bersumpah tidak mau meminta uang lagi ke orang tua,” kata dia pada pertengahan Januari 2009 ini.

Maka, kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 ini pun lantas memulai bisnis kecil-kecilan. Dia bekerjasama dengan pemilik mesin fotokopi, dan meletakkannya di tempat strategis yaitu di bawah tangga kampus. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu, dan aneka barang lain di kampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya – yang sering memberi fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering menraktir teman – usaha itu bangkrut.

Ternyata, ia justru bisa makin berkembang dengan berbagai usahanya. Ia pun lantas memfokuskan usahanya ke tiga bisnis inti, yakni: keuangan, properti, dan multimedia. Melalui tangan dinginnya, ia mengakuisisi sebuah bank kecil yang nyaris bangkrut, Bank Tugu. Keputusan yang dianggap kontoversial saat itu oleh orang dekatnya. Namun, pengalaman bangkit dari kegagalan rupanya mengajarkannya banyak hal. Ia justru berhasil mengangkat bank itu, – setelah mengubah namanya menjadi Bank Mega – menjadi bank papan atas dengan omset di atas Rp1 triliun saat ini.

Selain itu, suami dari dokter gigi Ratna Anitasari ini juga merambah bisnis sekuritas, asuransi jiwa dan asuransi kerugian. Kemudian, di bisnis properti, ia juga telah membuat sebuah proyek prestisius di Kota Bandung, yang dikenal dengan Bandung Supermall. Dan, salah satu usaha yang paling melambungkan namanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

Tak heran, dengan semua prestasinya, ia layak disebut sebagai “The Rising Star”. Bahkan, baru-baru ini, ia dinobatkan sebagai orang terkaya Indonesia, di posisi ke-18, dengan total kekayaan mencapai 450 juta dolar AS. Sebuah prestasi yang mungkin tak pernah dibayangkannya saat memulai usaha kecil-kecilan, demi mendapat biaya kuliah, ketika masih kuliah di UI dulu.

Hal itulah yang barangkali membuat Chairul Tanjung selalu tampil apa adanya, tanpa kesan ingin memamerkan kesuksesannya. Selain itu, rupanya ia pun tak lupa pada masa lalunya. Karenanya, ia pun kini getol menjalankan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. “Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Kini Grup Para mempunyai kerajaan bisnis yang mengandalkan pada tiga bisnis inti. Pertama jasa keuangan seperti Bank Mega, Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Mega Capital Indonesia. Kedua, gaya hidup dan hiburan seperti Trans TV, Trans7. Ketiga berbasis sumber daya alam.


TENTANG TRANSCORPORA (TRANSCORP)

PT Trans Corporation/Trans Corpora/TransCorp (sebelumnya bernama PT Para Inti Investindo) adalah unit usaha Para Group di bidang media, gaya hidup, dan hiburan. Pada awalnya, Trans Corp didirikan sebagai penghubung antara stasiun televisi Trans TV (Televisi Transformasi Indonesia) dengan stasiun televisi yang baru saja diambil alih 49% kepemilikan sahamnya oleh Para Group dari Kompas Gramedia, Trans7 (Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh) (dahulu TV7) . Pemilik Trans Corp adalah Chairul Tanjung yang juga adalah pemilik Para Group. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1 Januari 1998.

Televisi

Trans TV didirikan pertama kali mengudara diluncurkan pembukaan publik umum diresmikan sejak pada tanggal hari Sabtu, 15 Desember 2001 sejak sekitar pukul 19:00 WIB presiden diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia adalah Megawati Soekarnoputri, Panasonic US$ 20.000.000 dan bersama dengan produk lainnya, Kelompok Kompas Gramedia, pertama kali menayangkan TV7. Hal ini juga didirikan Spacetoon, yang sekarang dimiliki oleh Trans Asia Communications Inc. sejak 1 Mei 2006. Para Group membeli saham 49% TV7 dan menamainya sebagai Trans 7. Pada tanggal 15 Desember 2006, Samsung membeli Trans Corpora dalam program Trans Penta5 di Trans TV dan Trans 7 pada tanggal 15 Desember 2006. Tahun 2007, pertukaran Samsung lebih besar dari Panasonic (Samsung: 29,95%) (Panasonic: 15,15%). 2007, Panasonic menjual 15,15% dari saham Trans Corporation kepada Samsung Group. Kemudian Trans Corpora akan bergabung dengan Media Group dan Kelompok Kompas Gramedia untuk membentuk Samsung Trans Corpora Haluan mencerminkan divestasi Panasonic dari bisnis.

=> wikipedia

Belakangan, Chairul bekerja sama dengan Jusuf Kalla membentuk taman wisata terbesar di Makassar.

Chairul merupakan salah satu dari tujuh orang kaya dunia asal Indonesia. Dia juga satu-satunya pengusaha pribumi yang masuk jajaran orang tajir sedunia. Enam wakil Indonesia lainnya adalah Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Low Tuck Kwong.

Berkat kesuksesannya itu Majalah Warta Ekonomi menganugerahi Pria Berdarah Minang/Padang sebagai salah seorang tokoh bisnis paling berpengaruh di tahun 2005 dan Dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes dengan total kekayaan $1 Miliar.

source

This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

View the Original article

Minggu, 17 Juli 2011

Pendiri Facebook Terpopuler di Google+

type='html'>
pendiri facebook
Google membuat Google+ sebagai pesaing Facebook dan Twitter dalam hal social media. Namun, beberapa saat setelah Google+ diluncurkan, pendiri Facebook, Mark Zuckerberg membuat kejutan dengan akun Google+ yang dia miliki.

Kejutan pertama, tentu saja ketika Zuckerberg diketahui memiliki akun Google+. Kejutan lain, adalah saat Zuckerberg menjadi orang yang paling banyak di-follow di jejaring sosial Google ini.

Seperti dikutip dari laman The Guardian, popularitas Zuckerberg di Google+ bahkan melampaui dua orang pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Zuckerberg memiliki sekitar 184.000 followers, yang pasti akan terus bertambah. Sedangkan, Page hanya memiliki sekitar 94.000 followers dan Brin sekitar 71.000 followers.

Namun, di akun Google+ yang dimilikinya, Zuckerberg belum menulis satu posting apapun. Tidak hanya itu, aktivitas Zuckerberg di Google+ terakhir kali yang tercatat adalah melakukan setting untuk menjaga privasi, dengan menutup informasi mengenai siapa saja yang menjadi followers-nya.

Sebelumnya, keberadaan Mark Zuckerberg di Google+ menjadi perhatian komunitas online. Namun, Zuckerberg merasa tidak ada yang istimewa. "Mengapa orang-orang sangat terkejut dengan mengetahui kalau saya memiliki akun Google."

Google+ memang berkembang pesat sejak diluncurkan, sekitar dua minggu lalu. Saat ini, diperkirakan Google+ digunakan oleh sekitar 5 hingga 10 juta orang. 

Sebagai social media, Google+ dinilai memiliki sejumlah kelebihan dibanding Facebook atau Twitter. Lingkaran pertemanan di Google+ dapat dibatasi sesuai keinginan (Circles). Kemudian, Google+ juga memiliki fasilitas chat (Hangouts), bahkan dengan menambahkan fitur chatting melalui webcam.
  
Selain itu, fungsi jejaring sosial juga terlihat dengan adanya fitur menonton Youtube bersama teman di fitur Hangouts. Mesin pencari pun bisa dilakukan dari Google+, tanpa harus meninggalkan laman itu terlebih dulu.



sumber

View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls