Tampilkan postingan dengan label Rambut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rambut. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Agustus 2011

Inilah 25 Model Rambut Paling Nge-trend di Dunia dalam Waktu 100 Tahun Terakhir

type='html'>Rambut,  kata orang adalah perhiasan alami untuk manusia dan untuk memberikankesan menarik, manusia dari tahun ke tahun selamu membuat model rambut terbaru yang telah di sesuaikan dengan perkembangan jaman, model rambut juga tidak terlepas dari pengarus seseorang yang berpengaruh pada masa itu, contohnya seorang artis. untuk itu apasih.com kali ini akan menampilkan model 25 model  rambut paling populer dalam kurun waktu 100 tahun terakhir

Bob/Finger Wave 1920s
3163966 Gal


Pompadour 1950s
Phoenixwalktheline


Ducktail 1950s 
Grease460


The Pixie 1950s
Audrey Hepburn-1


Beehive 1950s / 1960s
Cindy


The Shag 1960s
Beatles-1


Bouffant 1960s
Hairspray Narrowweb 300X432,0


Afro 1960s / 1970s
1001 Ludacris C


Corn Rows 1960s / 1970s
Coolio Large


Dreadlocks 1970s
Whoopi-Goldberg-Pr


Feathered Flip (aka the Farah-do) 1970s
Farrah Fawcett


Jheri Curl 1970s
Rick James


Devilock 1970s / 1980s
Rip81


Mullet 1970s / 1990s
Joedirt2Ay


Liberty Spikes 1980s
20394260.Benjilibertyspikes


Mohawk (“Mohican” or a “mowie”) 1980s
Mohawk


Rat-tail 1980s
241183760 1E8B99B6Bd


Perm 1980s
1990 250X350


Bowlcut 1980s / 1990s
Jim-Carrey---Dumb-Dumber--C10102378


Hi-top Fade 1980s / 1990s
Picture 1-40


The Rachel 1990s
Rachel


Fauxhawk 2000s
2048837451 8D00A38139


Emo 2000s
Picture 2-21


Buzz cut (skinhead or crewcut)
52397477-31B787839D-O


Combover
Samdonaldson-2006.06.30-05.25.22
This post was made using the Auto Blogging Software from WebMagnates.org This line will not appear when posts are made after activating the software to full version.

View the Original article

Selasa, 19 Juli 2011

Rambut Orang Indonesia Lebih Sensitif Dibanding Negara Lain?

type='html'>

Rambut mungkin sama hitam, tetapi rambut masyarakat Indonesia dibanding dengan negara Asia lain, contohnya China, punya karakteristik berbeda, apalagi jika dibandingkan dengan rambut masyarakat Eropa. Karena itu dibutuhkan penanganan yang berbeda pula. Seperti apa perbedaannya?
Veronique Schwartz, L'Oreal Head of Research and Innovation South East Asia mengungkap, karakteristik rambut manusia di setiap wilayah daerah berbeda-beda. "Rambut penduduk Asia secara umum memiliki karakteristik tebal, bulat (jika dilihat dari potongan melintang), dan lurus," jelas Veronique saat peluncuran sampo terbaru L'Oreal Paris, berjuluk Total Repair 5. Sementara untuk jenis rambut orang Eropa, ciri umumnya adalah tipis, oval (saat dilihat dari potongan melintang), dan bervariasi keriting-lurus.

Ditambahkan Veronique, tipe-tipe rambut di masing-masing wilayah Asia pun banyak yang berbeda. Contohnya, di wilayah China, Filipina, Vietnam, Kamboja, dan sekitarnya, rata-rata memiliki ketebalan menengah dan lurus. Sementara di wilayah sekitar wilayah Malaysia dan Indonesia, memiliki warna rambut yang lebih intens, tipis, dan tingkat keriting level 2 dan 3.

Di presentasi yang dilangsungkan di W Hotel, Seminyak, Bali, Selasa, 26 April 2011 itu Veronique menjelaskan, perbedaan rambut orang Asia juga berbeda dalam hal tingkat kerusakan. Jika dibuat grafik kehalusan hingga kekasaran rambut rusak pada rambut orang Kaukasia dan orang Asia, akan terlihat rambut orang Kaukasia masih lebih halus dan sehat. Artinya, dalam keadaan rusak pun, rambut orang Asia butuh perawatan yang lebih intensif dan lebih khusus.

Bagi wanita Indonesia, menurut penelitian yang dilakukan L'Oreal, terdapat 5 keluhan terhadap rambut yang paling terutama; kasar, kering, rontok, ujung bercabang, dan kusam. Indarto Sutardi, Group Product Manager L'Oreal Paris untuk Hair Category usai konferensi pers peluncuran sampo Total Repair 5 yang dilangsungkan di W Hotel, Seminyak, Bali, mengatakan, "Jika dibandingkan dengan rambut masyarakat Asia lainnya, seharusnya rambut masyarakat Indonesia itu tergolong tebal dan subur. Namun, pada kenyataan, justru Indonesia punya keluhan masalah rambut yang cukup banyak."

Menurut Veronique, rambut orang Indonesia lebih sensitif ketimbang rambut masyarakat dari wilayah lain. Alasannya;
1. Secara genetis memiliki rambut yang tipis.
2. Sering mencuci rambut lebih dari 1 kali dalam sehari.
3. Eksposur sinar matahari yang terus menerus.
4. Kegemaran untuk meluruskan atau pewarnaan rambut.

Tak hanya masalah fisik seperti yang disebutkan di atas, masalah pengetahuan pun turut menyumbangkan efek pada rambut penduduk Indonesia. Dari hasil penelitian L'Oreal yang melibatkan sekitar 300 responden usia 18-50 tahun, hampir 100 persennya mengatakan, hanya mengandalkan shampo untuk perawatan rambut. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi L'Oreal, karena bagi rambut rusak, penggunaan sampo yang dibarengi kondisioner dan masker adalah hal yang diperlukan. Kurangnya pengetahuan akan hal ini, menurut Indarto menjadi salah satu alasan terutama kerusakan rambut di Indonesia. Penting untuk menggunakan rangkaian perawatan rambut yang tepat dan sesuai dengan karakteristik dan masalah yang dihadapi rambut.



View the Original article

Minggu, 17 Juli 2011

Bahaya Menyambung Rambut

type='html'>
jilbab cantik
Menyambung rambut sering menjadi pilihan para wanita untuk mengubah penampilan. Tak sabar menunggu pertumbuhan rambutnya, mereka memilih cara yang instan.
Ternyata menurut penelitian terbaru, menyambung rambut punya risiko terhadap kesehatan yang tidak rendah. Seperti yang dikutip dari Genius Beauty, seorang ahli kesehatan rambut Steve O’Bryan, dari Institute of Trichologists, mengungkapkan beberapa kerugian saat seseorang menyambung rambutnya.

Steve mengatakan, saat rambut asli disambung dengan rambut lain, maka folikel rambut (bagian kulit kepala yang memproduksi rambut) akan menipis dan mengalami stres. Keadaan tadi akan menimbulkan radang pada lapisan terluar rambut. Akibatnya, rambut menjadi rapuh dan mudah patah.

Risiko yang lain, beban yang ditumpu akar rambut dengan sambungan yang digunakan semakin besar. Hal itu akan membuatnya menjadi lemah, sehingga rambut mudah rontok.

Dan risiko kesehatannya belum berhenti sampai di situ. Pemakaian lem atau perekat untuk menyambung rambut juga memiliki efek yang buruk. Kandungan di dalamnya dapat merusak kesehatan alami rambut. Sehingga saat sambungan rambut dilepas, tampilan rambut asli pun lebih buruk dari sebelumnya.

Subhanallah, ternyata selalu ada hikmah dalam perintah dan larangan Allah subhanahu wata'ala.
Imam Bukhari meriwayatkan dari jalan Aisyah, Asma', Ibnu Mas'ud, Ibnu Umar dan Abu Hurairah bahwa rasulullah sebagai berikut:

    "Rasulullah s.a.w. melaknat perempuan yang menyambung rambut atau minta disambungkan rambutnya."

Persoalan ini oleh Rasulullah s.a.w, diperkeras sekali dan digiatkan untuk memberantasnya. Sampai pun terhadap perempuan yang rambutnya gugur karena sakit misalnya, atau perempuan yang hendak menjadi pengantin untuk bermalam pertama dengan suaminya, tetap tidak boleh rambutnya itu disambung.

Aisyah meriwayatkan:

    "Seorang perempuan Anshar telah kawin, dan sesungguhnya dia sakit sehingga gugurlah rambutnya, kemudian keluarganya bermaksud untuk menyambung rambutnya, tetapi sebelumnya mereka bertanya dulu kepada Nabi, maka jawab Nabi: Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut dan yang minta disambung rambutnya." (Riwayat Bukhari)

Asma' juga pernah meriwayatkan:

    "Ada seorang perempuan bertanya kepada Nabi s.a.w.: Ya Rasulullah, sesungguhnya anak saya terkena suatu penyakit sehingga gugurlah rambutnya, dan saya akan kawinkan dia apakah boleh saya sambung rambutnya? Jawab Nabi: Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut dan yang minta disambungkan rambutnya." (Riwayat Bukhari)






sumber

View the Original article
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls